
12 Ribu SR Terdampak, Perbaikan Kerusakan Pipa Kojabu Segera Dituntaskan
Humas PTAM Jayapura (Perseroda) - Perbaikan pipa jalur Kojabu (500 mm) yang mengalami kerusakan patah akibat tertimbun material longsor pada Rabu (22/7) segera dituntaskan tim teknik PTAM Jayapura (Perseroda). Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda) Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA meninjau langsung aktivitas pengelasan pipa dan pembersihan material longsor di jalur pipa intake Kamp Wolker, bersama tim teknik kantor pusat yang dipimpin Manajer Distribusi dan Pemeliharaan Parningotan Sinurat. Pipa transmisi utama jalur Kojabu melayani 30% dari total pelanggan PTAM Jayapura atau sekitar 12 ribu SR yang terdampak gangguan pelayanan stop produksi air.
"Kami mewakili segenap tukang ledeng jayapura mohon maaf atas ketidaknyamanan gangguan pelayanan kebocoran pipa transmisi yang berdampak pada terganggunya distribusi air selama 2 hari, sejak kemarin pada hari Rabu (22/7). Distribusi air yang dilayani pipa Kojabu adalah di wilayah Abepura, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara, saya optimis dengan respon cepat tim teknik dalam melakukan perbaikan kerusakan jaringan pipa yang tertimpa material longsor, dapat tuntas dan kembali melayani distribusi air dengan normal," kata Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda) Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA meninjau proses perbaikan pipa Kojabu di intake Kamp Wolker, pada Kamis (23/7).
Faktor curah hujan yang tinggi di sekitar sumber air Kamp Wolker dan pepohonan penahan tanah yang minim, membuat material longsoran menjadi tak terhindarkan. Sebagian besar jaringan pipa transmisi yang membentang di Catchment Area Kamp Wolker, melintasi tebing curam yang telah dirambah di beberapa titik. Aktivitas perkebunan yang dilakukan oleh oknum masyarakat juga sangat mempengaruhi keamanan SPAM yang ada di sekitar Catchment Area. Atas kerusakan salah satu fasilitas SPAM yang cukup banyak melayani pelanggan, Direktur Utama kembali mengajak masyarakat, pemerintah dan pihak terkait untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan keamanan SPAM, untuk keberlanjutan pelayanan distribusi air.
"Medan yang cukup terjal membuat proses pemulihan pelayanan distribusi air memakan proses cukup lama, maka pada hari ini, Kamis (23/7), tim teknik kami baru bisa mendatangkan ekskavator untuk membersihkan jalur pipa dari material longsoran. Kami berharap besok pada Jumat (24/7), pekerjaan bisa tuntas dilakukan. Tim teknik akan memaksimalkan perbaikan dan pembersihan jalur pipa hingga besok pagi," katanya. (Humas)







