WhatsApp


Pipa Jalur Kojabu Patah di Intake Kam Wolker, Dirut : Dampak Longsoran Tebing

Bagikan Berita Bagikan ke Facebook Bagikan Tweet ke Twitter Bagikan ke LinkedIn Bagikan ke WhatsApp

Humas PTAM Jayapura (Perseroda) - Pipa transmisi jalur Kojabu (500 mm) kembali mengalami kerusakan pada Rabu (22/7), pukul 01.00 WIT dini hari. Akibatnya, Pelayanan di distrik Abepura, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara mengalami gangguan untuk sementara. Kerusakan disebabkan material longsoran yang berupa bebatuan besar yang menimpa jalur pipa. Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda) Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA segera menginstruksikan tim teknik untuk melakukan tracking dan survei kebutuhan perbaikan jalur pipa transmisi tersebut. 

"Pada hari Rabu pukul 01.00 WIT, dilaporkan oleh petugas teknik bahwa pasokan air jalur Kojabu tidak memenuhi reservoir Skyline. Potensi gangguan pelayanan itu membuat tim teknik melakukan tracking kebocoran, yang mana ditemukan limpasan air di sekitar tebing intake Kam Wolker. Limpasan air itu berasal dari pipa transmisi jalur Kojabu (500 mm) yang mengalami patah, dampak dari longsoran tebing. Longsoran itu membawa material berat seperti bebatuan besar, yang menimpa pipa transmisi dan merusaknya," kata Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda) Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA merespon patahnya pipa Kojabu di ruang kerjanya, Rabu (22/7).

Pipa jalur Kojabu merupakan fasilitas SPAM terbesar yang dimiliki PTAM Jayapura, yang membentang dari intake Kojabu hingga ke Pasir II di Jayapura Utara. Pelayanan di jalur Kojabu ini sangat vital, karena melayani wilayah Jayapura Utara, Jayapura Selatan dan Abepura. Pipa transmisi jalur Kojabu, memiliki jam operasional pelayanan yang cukup vital, di antaranya wilayah Jayapura Utara, alokasi operasional pelayanan antara lain pada hari Senin, Kamis dan Sabtu, lalu pada hari Selasa, Rabu, Jumat dan Minggu dialokasikan untuk melayani wilayah Abepura dan Jayapura Selatan. Sejak identifikasi kebocoran, tim teknik tetap siaga mempersiapkan material dan peralatan perbaikan di lokasi patahnya pipa.

"Tim teknik tetap siaga di lokasi patahnya pipa untuk melakukan perbaikan pengelasan, dan rencana eksekusi pembersihan material longsoran di area jalur pipa akan dilakukan pada hari Kamis (23/7), kita berharap pengerukan material longsor bisa tuntas segera. Khusus pengelasan pipa, tim teknik kami memiliki kemampuan yang mumpuni untuk melakukan pekerjaan itu dengan cepat, namun butuh waktu untuk mengeruk bebatuan yang menimpa pipa transmisi," katanya. (Humas)