WhatsApp


DPRK Yalimo Kunker ke PTAM Jayapura, Bahas Rencana Strategis Pengelolaan Air Bersih

Bagikan Berita Bagikan ke Facebook Bagikan Tweet ke Twitter Bagikan ke LinkedIn Bagikan ke WhatsApp

Humas PTAM Jayapura (Perseroda) - Sebanyak 31 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Yalimo melakukan kunjungan kerja di PTAM Jayapura (Perseroda). Dalam kunjungan itu, DPRK Yalimo membahas rencana strategis pengelolaan air bersih di Kabupaten Yalimo. Agenda kunker dipimpin oleh Ketua DPRK Yalimo Elia Yare dan disambut langsung oleh Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda) Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA.

"Dengan adanya kunker legislatif Kabupaten Yalimo di PTAM Jayapura (Perseroda), kiranya ke depan dapat membentuk kelembagaan dalam me gelola pelayanan air bersih bagi masyarakat di Yalimo. Dalam meningkatkan akses aid bersih di masyarakat, harus ada aspek kelembagaan sebagai sarana pelayanan. Semoga Pemerintah Kabupaten Yalimo dan legislatif dapat merumuskan dasar hukum pelayanan air bersih, yang dapat berupa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau dikelola Dinas Pekerjaan Umum," kata Direktur Utama saat menerima kunker DPRK Yalimo, Selasa (4/8).

Direktur Utama menambahkan, bahwa pembentukan badan hukum dalam mengelola air bersih menjadi modal dasar pelayanan di masyarakat. Peran kelembagaan yang kuat akan memberikan pelayanan yang berlanjut, karena pelayanan air bersih merupakan aspek esensial yang dimanfaatkan masyarakat secara berkesinambungan. Pengurus Daerah Perpamsi di Tanah Papua yang juga diketuai oleh Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda), siap mendukung daerah di tanah Papua dalam mewujudkan pelayanan air bersih. 

"Dari 42 kabupaten / kota di tanah Papua, hanya 9 BUMD Air Minum yang menyelenggarakan pelayanan air bersih, ini menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk bagaimana mencari pendanaan dalam membangun pelayanan air bersih," katanya.

Sementara itu, Ketua DPR Kabupaten Yalimo Elia Yare, SSos, MSM mengatakan bahwa jaringan air bersih sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Yalimo sejak 2011, namun belum mendapat pemeliharaan yang baik. "Jaringan air bersih yang sudah dibangun tidak bertahan lama dan mengalami kerusakan, akibat kondisi teknis atau lingkungan dan kondisi non teknis oknum masyarakat yang merusak. Oleh karena itu, DPR Kabupaten Yalimo dari fungsi pengawasan menyoroti perlunya pihak operator dalam mengelola sumber air dan jaringan perpipaan. Kunjungan di PTAM Jayapura (Perseroda) telah memberikan kami wawasan dan masukan terkair pembentukan badan layanan untuk mengelola sumber daya air di Yalimo," katanya. (Humas)